4 in 1 Pasteur Bebas Macet dan Jalan Lain Tambah Macet!!

Terkadang sudah menjadi sifat dasar “Manusia” kalau sudah terdesak maka akan keluar ilmu kepefetnya!… Nah ini yang terjadi pada keputusan 4 in 1 di jalan Pasteur Bandung. Apakah penerapan peraturan ini sudah benar-benar merupakan ide yang sangat pintar yang bisa dikeluarkan oleh pihak kepolisian Bandung?… Dan jika memang itu ide pintar maka seyogyanya sudah terpikirkan dampaknya yang lebih besar pada jalanan lain (termasuk jalan tikus) yang kondisi jalanannya lebih kecil dan sempit dibandingkan jalan Pasteur seperti info berikut ini:

Uji Coba 4 in 1 di Bandung.
Di mulai dari persimpangan Jl. Surya Sumantri sampai dengan fly over Pasopati.

Waktu pelaksanaan peraturan 4 in 1 :
Hari Jum’at : Jam 15:00 – 18:00
Hari Sabtu : Jam 09:00 – 12:00

Alternatif Jalur Bebas 4 in 1 :
1. Keluar GT Pasteur – Jl. Surya Sumantri – Jl. Prof. Dr. Ir. Sutami – Jl. Sindangsirna – Jl. Sukajadi – Jl. Setiabudi – Jl. Cipaganti

2. Keluar GT Pasteur – Jl. Gunung Batu – Jl. Tatanatanagara/Husein – Jl. Padjajaran – Jl. Hos Congkroaminoto

Dengan semua pengemudi kendaraan ber plat D dan B mengetahui info di atas, maka yang terjadi sudah terbayang “Kemacetan yang lebih besar akan terjadi di jalan tersebut di atas” terkecuali jika para pemberi ide pintar 4 in 1 sudah mengantisipasinya dengan ide yang lebih pintar lainnya, maka bencana musibah macet lainnya bisa dihindarkan.

O’ya jika pihak berwenang menanggapi bahwa uji coba di atas berhasil dan sukses dengan penjelasan bahwa jumlah kepadatan kendaraan yang melalui pasteur menurun itu dikarenakan pelaksanaan uji coba 4 in 1 bertepatan dengan musibah banjir di Jakarta sehingga tidak banyak kendaraan ber plat B menuju Pasteur karena banyak kendaraan pribadi yang terendam banjir!!  So berpikirlah cerdas dalam memberikan penjelasan yang jujur kepada halayak umum tentang dampak positif 4 in 1 ini (jika benar positif loch!!).

(AK)