Cat Tembok Berkualitas Ditentukan oleh Isi Kandungannya

58d56-ultrashield_ads

Warna cat tembok, apapun jenis dan warnanya, berfungsi untuk melapis, melindungi, dan mempercantik dinding rumah Anda. Adalah sifat bahan dasarnya yang membuat cat tembok mampu menjalankan fungsi seperti itu.

Bahan dasar cat tembok terdiri dari tiga unsur, yaitu pigmen warna, perekat, dan bahan aditif. Kombinasi bahan dasar ini menghasilkan beragam warna cat tembok dengan bermacam-macam peruntukan dan kualitas. Misalnya, cat  tembok untuk eksterior bangunan. Selain harus memiliki pigmen warna dan perekat, cat tembok eksterior harus memiliki bahan aditif berupa emulsi akrilik murni. Pigmen warna dan perekatnya harus tahan cuaca, jamur, dan lumut.

Cat tembok eksterior yang berkualitas baik memiliki kombinasi campuran bahan dasar yang pas. Kombinasi ini yang membuat warna dinding menarik dan tahan lama.

Anda akan menemukan beraneka merek cat tembok dengan beragam kualitas. Sekilas sulit menentukan tingkat kualitas cat tembok tersebut. Namun ada tips sederhana untuk mengetahui kualitas cat tembok. Cara pertama, bacalah spesifikasi cat tembok pada kemasan (kaleng) atau brosur. Jika Anda tidak menemukan bahan bahan pure elastomeryc polymer acrylic pada spesifikasi cat tembok, Anda patut meragukan kualitasnya. Boleh jadi cat tembok itu berkualitas rendah, atau bahkan paling rendah.

Apalagi jika Anda menemukan bahan ppAC (sejenis lem putih) pada daftar spesifikasi. Seketika itu juga Anda sudah bisa memastikan bahwa cat tembok itu berkualitas rendah. Mengapa? Bahan lem putih mudah larut bila terkena air. Akibatnya, cat tembok tersebut bakal gampang terkelupas dan atau terkikis air. Bahkan jika diusap akan meninggalkan bekas pada tangan Anda.

Para produsen sebetulnya tahu bagaimana membuat cat tembok berkualitas. Logikanya, cukup memakai bahan dasar dan formula terbaik, diaduk, dan jadilah sebuah cat tembok berkualitas papan atas. Namun karena ongkos produksinya tinggi, pabrikan menjual cat tembok papan atas ini dengan harga relatif tinggi pula. Dari segi harga, cat tembok bermutu baik rata-rata di atas Rp400.000 per gallon. Yang berkualitas rendah di bawah Rp200.000 per gallon. Harga cat tembok kualitas menengah ada di antara kisaran itu.

Soal variasi harga cat tembok sebetulnya sangat tergantung dari kadar campuran bahan dasar cat tembok. Cat tembok bermutu baik berharga relatif mahal karena menggunakan campuran atau formula terbaik. Yang berharga lebih murah, atau sangat murah, biasanya menggunakan formula lebih rendah atau paling rendah.

Cat tembok bermutu baik memang terkesan lebih mahal. Namun jika kita memasukkan unsur daya sebar, kemampuan menutup dan menempel, proses dan ongkos pengecatan, serta kekuatan, biaya total pengecatan bakal lebih murah. Kemampuan menutup dan daya rekat tinggi membuat pengecatan tak perlu berulang-ulang. Proses pun bisa lebih cepat, sehingga ongkos pengecatan lebih rendah.

Mari kita timbang-timbang. Ada tiga merek cat. A berkualitas baik, B menengah, dan C rendah. Dari segi sebaran cat, pengecatan maksimal satu liter cat A menutup permukaan sekitar 6-7m2. Dengan volume dan kondisi sama, cat B menutup tembok seluas 4-5m2, sedangkan C hanya 2-3m2. Dari sisi proses pengecatan, cat A memiliki kemampuan rekat dan tutup lebih baik daripada B atau C. Karenanya, bila menggunakan cat A, cukup menyapukan 1-2 kali cat untuk memperoleh hasil maksimal. Sementara bila menggunakan cat B, bisa 2-3 kali sapuan, dan cat C 4-5 kali sapuan sebelum memperoleh hasil maksimal.

Nah, mana yang lebih ekonomis?

Sumber:  iDEA

42d88-ultrashield_ads_2